Selasa, 11 Juni 2019

Apa saja ragam kegiatan interaktif yang bermanfaat dalam menstimulasi kemampuan belajar anak ? Ada banyak sekali macam aktivitas yang baik untuk perkembangan belajar buah hati. Namun, hendaknya kegiatan stimulan tersebut disesuaikan dengan usia anak agar hasil yang dicapai pun sesuai. Sebab, dikhawatirkan jika tidak menempatkan sesuai porsinya justru membebani anak.

Kemampuan belajar anak

Kegiatan-Kegiatan Interaktif Sesuai Usia Anak
Jadi, seperti apakah klasifikasi aktivitas yang interaktif dengan disesuaikan pada usia buah hati ?

1. Kegiatan Interaktif Anak Usia 1-3 Tahun
Anak pada rentang usia 1-3 tahun lebih membutuhkan stimulasi akan kemampuan belajar bersosialisasi dengan lingkungan. Mereka belum mencapai sensitivitas sosial sehingga lebih condong ingin bermain sendiri atau ditemani sang Ibu. Untuk itu, mereka harus dirangsang untuk belajar bersosialisasi dengan cara-cara berikut :

  • Ajak ke tempat-tempat yang ramai dengan anak-anak seusianya. Biarkan mereka saling berinteraksi satu sama lain dengan gaya yang mereka pahami.
  • Ajarkan untuk berbagi mainan dan makanan dengan teman mereka.
  • Ajak untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti menari dan bernyanyi bersama teman-temannya.


2. Kegiatan Interaktif Anak Usia 4-6 Tahun
Pada usia ini, anak-anak umumnya mulai memasuki masa PAUD dan TK. Kebutuhan mereka bukan lagi sosialisasi, tapi rangsangan kreativitas. Sebab itu, kegiatan interaktif yang dilakukan menekankan pada peningkatan keterampilan kognitif anak :
  • Ajak mereka untuk menggambar dan mewarnai, hal itu akan meningkatkan kemampuan berpikir dan imajinasi anak.
  • Coba untuk mengajak mereka membuat kue atau minimal membantu melakukan hal-hal sederhana di dapur.
  • Ajak ke pantai dan biarkan mereka bermain dengan pasir untuk membentuk item-item sesuai dengan imajinasi mereka.


3. Kegiatan Interaktif Anak Usia 7-9 Tahun
Kemampuan belajar anak dalam metode pemecahan masalah terjadi pada tahun-tahun tersebut. Bekal dari sekolah sudah cukup, tinggal orang tua berperan untuk membantu anak mengembangkan ilmu yang didapat agar belajar menjadi lebih menyenangkan :
  • Gunakan alat bantu untuk menunjang praktek pengulangan materi yang didapat anak di sekolah.
  • Uji pemahaman anak dengan analogi ringan agar mereka mampu mengembangkan kemampuan dalam menghubungkan topik.


Melalui praktik kegiatan interaktif berdasarkan usia di atas, kemampuan belajar anak dalam bidang sosial maupun akademis akan terstimulasi secara signifikan. Hasilnya dapat dipastikan meningkatkan pencapaian mereka secara positif.

0 komentar:

Posting Komentar

Popular Posts